4  UTS-4 My SHAPE (Spiritual Gifts, Heart, Abilities, Personality, Experiences)

4.1 Piagam Diri

Kategori Deskripsi
Signature Strengths (Kekuatan Khas) Dapat memahami sesuatu dengan cepat begitu saya “menangkap polanya”.
Heart (Nilai Inti & Motivasi Intrinsik) Saya memiliki motivasi untuk menciptakan sesuatu yang bermakna dan berguna bagi orang lain.
Aptitudes & Acquired Skills (Bakat & Keterampilan) 1. Mampu membuat desain yang efektif dan estetik bahkan di luar domain keahlian saya.
2. Memiliki rasa ingin tahu tinggi dan belajar dengan cepat.
Memiliki empati dan kepekaan terhadap dinamika tim.
Personality (Kepribadian) Saya merupakan seorang INTJ, dengan kecenderungan berpikir strategis dan mandiri. Saya suka merencanakan sesuatu dengan matang. Namun, saya juga belajar untuk lebih terbuka terhadap spontanitas dan kolaborasi, karena saya sadar bahwa ide besar tidak tumbuh sendiri.
Experiences (Pengalaman Hidup) Saya menyadari bahwa peran orang tua dalam mengambil keputusan terkait kehidupan saya bukanlah sekedar paksaan semata, bagi mereka, mungkin itu adalah keputusan terbaik bagi saya, bagi saya, mungkin juga tidak, tetapi hasil ke depannya tetap menjadi tanggung jawab saya untuk menghasilkan yang terbaik dari keputusan tersebut.

4.2 Pernyataan Misi Pribadi

Saya ingin menjadi seseorang yang meninggalkan suatu “legacy”, sebuah warisan atau nilai yang tetap hidup bahkan setelah saya tiada.

4.3 Identitas Naratif

Saat ini, saya adalah seorang mahasiswa Sistem dan Teknologi Informasi yang sangat tertarik pada hubungan antara teknologi, sosial, dan makna di balik suatu karya. Saya senang menggabungkan logika dengan estetika, terutama ketika hasilnya memberi manfaat bagi orang lain (H).

Sejak dulu, saya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi untuk belajar banyak hal di luar bidang yang saya tekuni. Hal ini memungkinkan saya memahami sesuatu dengan cepat bahkan pada topik yang tidak saya kuasai sebelumnya (S)(A). Walaupun “trade-off”nya adalah saya tidak terlalu mendalami apa-apa saja yang saya pahami, tetapi itu masih bisa diatasi ke depannya.

Sebagai refleksi pribadi, saya juga belajar banyak dari pengalaman dalam keluarga saya, di mana keputusan yang diambil orang tua mungkin tidak selalu sejalan dengan keinginan saya, tetapi saya belajar untuk bertanggung jawab terhadap hasilnya dan mencari makna di baliknya. Dari situ saya memahami bahwa setiap keputusan hidup, baik yang saya pilih sendiri maupun yang tidak, tetap bisa saya ubah menjadi kesempatan untuk tumbuh (E).

Ke depan, saya ingin membangun “legacy”, sesuatu yang tetap hidup bahkan setelah saya tiada. Entah itu berupa karya, sistem, atau nilai yang membantu orang lain berkembang. Jika bercerita tentang hubungan semua ini ke perusahaan, saya ingin mengeksplorasi peluang di industri pertambangan, khususnya di negara-negara dengan praktik pertambangan modern seperti Australia. Saya percaya bahwa kombinasi antara kemampuan strategis saya sebagai seorang INTJ, rasa ingin tahu yang tak pernah padam, serta keinginan untuk menciptakan hal bermakna dapat membawa saya menuju ke sana (P).